Rabu, 06 Maret 2013

thanks ..... God :-)









between us


Between Us

Aku mengenalnya sebagai sosok yang sempurna, hmmh bukan hanya aku tapi mayoritas temanku pun beranggapan begitu, bahkan tak jarang mereka mengatakan “beruntung banget andai gue jadi dia”. Sebut saja namanya Alva, secara tampang dan fisik jelas dia masuk kategori strata kelas atas. Paras oriental Korea, Mandarin, dan Indonesianya benar-benar berpadu sempurna dengan perawakannya yang tinggi, pokoknya “perfect” bisa dibilang begitu. Dia bener-bener cocok banget jadi model atau maybe personil boyband, hahaha. Rasanya Tuhan benar-benar memberikan anugerah istimewa padanya, tidak hanya fisik ataupun plakatnya sebagai sosok cowok cool dan terlanjur tajir, namun Tuhan juga menganugerahkan otak diatas rata-rata. Sejak kecil dia selalu masuk sekolah favorit dan meraih juara, tidak hanya dalam bidang akademik, namun juga non-akademik seperti musik, dia sangat berbakat dalam bermusik.
Dia benar-benar karakter cowok idola, layaknya tokoh perfect  dan bikin melting yang sering kita jumpai dalam karakter manga, anime, drama, maupun film, namun ini nyata. Belum lagi anaknya baik, friendly, nggak ada sombong-sombongnya sedikitpun, ya walau kadang-kadang narsis juga tapi …. cuman buat bercandaan, bener-bener sosok “angel without wings”.  I just think that I am the lucky one that b’cme his friend, yah meskipun aku bukan “dia” yang bisa dibilang “sempurna” tidak ada orang yang sempurna, bahkan dia kadang sharing sendiri, walaupun dari covernya dia terkesan sempurna (narsis juga ini anak, hmmh walaupun anak ini gak secara frontal dan blak-blakan bilang kalau tergolong sempurna dan berusaha merendah, tapi dari cara dia bercerita rupanya dia sadar diri juga kalau dia itu bisa dibilang sempurna, hahaha #peace) sebenarnya dia juga punya beban dan masalah yang maybe malah jauh lebih rumit dari aku dan teman-teman yang kadang jealous pengen jadi dia, memang terkadang kenyataan memang berbanding terbalik dengan apa yang kita lihat sepintas, tapi apapun itu …mengenalnya dan menjadi salah satu temannya pun sudah merupakan kebahagiaan, dan aku sudah sangat bersyukur dengan apa yang Tuhan berikan padaku :-)

T-H-A-N-K-S

Selasa, 05 Maret 2013

Red---Taylor Swift---Lyric


"Red"
TAYLOR SWIFT



[Verse 1:]
Loving him is like driving a new Maserati down a dead-end street
Faster than the wind, passionate as sin ending so suddenly
Loving him is like trying to change your mind once you're already flying through the free fall
Like the colors in autumn, so bright just before they lose it all

[Chorus:]
Losing him was blue like I'd never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you never met
But loving him was red
Loving him was red

[Verse 2:]
Touching him was like realizing all you ever wanted was right there in front of you
Memorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite song
Fighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there's no right answer
Regretting him was like wishing you never found out that love could be that strong

[Chorus:]
Losing him was blue like I'd never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you never met
But loving him was red
Oh, red
Burning red

[Bridge:]
Remembering him comes in flashbacks and echoes
Tell myself it's time now, gotta let go
But moving on from him is impossible
When I still see it all in my head
Burning red
Darling it was red

[Chorus:]
Oh, losing him was blue like I'd never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you never met
'Cause loving him was red
Yeah, yeah, red
We're burning red

[Post-Chorus:]
And that's why he's spinnin' 'round in my head
Comes back to me, burning red
Yeah, yeah

'Cause love was like driving a new Maserati down a dead-end street

(http://www.azlyrics.com/lyrics/taylorswift/red.html)

Cmon One Direction


"C'mon, C'mon"


(C'mon, C'mon)

[Zayn:]
The one that I came with,
She had to go
But you look amazing,
Standing alone

So c'mon, c'mon
Move a little closer now,
C'mon, c'mon,
Ain't no way you're walkin' out
C'mon, c'mon,

[Harry:]
Show me what you're all about,

[All:]
Yeah,
I've been watching you all night,
There's somethin' in your eyes
Saying, "C'mon, c'mon,
And dance with me, baby."
Yeah,
The music is so loud,
I wanna be yours now,
So c'mon, c'mon,
And dance with me, baby


[Niall:]
The one that I came with
Didn't know how to move.
The way that you let your hair down,
I can tell that you do.

So c'mon, c'mon
Move a little closer now,
C'mon, c'mon,
Ain't no way you're walkin' out
C'mon, c'mon,

[Harry:]
Show me what you're all about.

[All:]
Yeah,
I've been watching you all night,
There's somethin' in your eyes
Saying, "C'mon, c'mon,
And dance with me, baby"
Yeah,
The music is so loud,
I wanna be yours now.
So c'mon, c'mon,
And dance with me, baby.

[Harry:]
Every step I take,
I'm feelin' more and more,
She's callin' out,
She's a lucky girl.
My heart is racin',
She's turnin' around,
I reach for her hand
And I say...

[Zayn:]
Hey,
I've been watching you all night,

[All:]
There's somethin' in your eyes
Saying, "C'mon, c'mon,
And dance with me, baby"
Yeah,
The music is so loud,
I wanna be yours now.
So c'mon, c'mon,
And dance with me, baby

Oooh,
C'mon, c'mon
Oooh,
C'mon, c'mon
Oooh,
C'mon, c'mon
And dance with me, baby.

(http://www.azlyrics.com/lyrics/onedirection/cmoncmon.html)

Rabu, 02 Januari 2013

Only Your Hope

Hope, That’s Only Your Hope

                Aku melihatnya, duduk dihadapan puluhan bahkan mungkin ratusan remaja yang menatapnya dengan pandangan kagum. Hari ini seperti biasa, dia terlihat keren, dengan kemeja putih polo andalannya dan gayanya yang cool saat memetik gitar, benar-benar seimbang dengan apreasi tepuk tangan riuh dan teriakan-teriakan kagum yang ditujukan untuknya.  Dia adalah Remon, Charemon. Aku sangat menyukainya, aku suka gayanya, aku suka cara dia tersenyum, aku suka cara dia makan, aku suka cara dia berjalan, aku suka cara dia bermain gitar, bahkan aku suka saat dia memanggilku Pikachu, Shippo, Tweetty, Casper, dan bahkan Pegasus, yah intinya aku menyukai apapun tentang dia, KECUALI kenyataan bahwa dia pacar Celesta, cewek seimut barbie yang semua orang bilang mereka serasi, kenyataan yang membuatku tersenyum dalam getir.

 “There will never be another by my side ,because all I am is just for you,and there can never be another by my side, I need you here with me“ dia melantunkan bait demi bait lagu Tiill the End of Time milik Christian Bautista dengan sangat menyentuh, yah sangat sempurna. “Woi, Athena, Woi” Remon menatapku bingung, wajahnya mendekat ke wajahku, sangat dekat dan OMG aku baru menyadari itu, “Eh, keren keren, bagus kok” jawabku gugup dan asal, hah memalukan, lagi-lagi aku selalu terbuai dengan suara Remon dan petikan gitarnya. “Hah, lu daritadi bengong” sungutnya, “pokoknya, besok gue mau nyanyikan dia lagu ini setelah gue ngasih dia kado dan cake nya, gue udah pesen birthday cake cokelat kesukaannya, pokoknya besok lu . . .” entah kenapa telingaku seakan tuli mendadak, aku tau dia bicara, aku tau dia dengan panjang lebar bicara padaku, meskipun dia bukanlah tipe orang bawel dan suka banyak bicara, tapi jika sudah menyangkut Celesta, tabiat cool dan pelit ngomongnya mendadak sirna, DAAANNN parahnya aku adalah partner setia yang dipilihnya untuk membahas topik Celesta, yah karena aku adalah sahabatnya, sahabat yang ntah sejak kapan dan dimana mulai mentransfer hatiku untuknya, haaah bodoh.
       
        “Ni mau ga ?” Remon memberiku nyam-nyam, yah ini rahasia kami, dibalik wajahnya yang tampan, penampilannya yang keren, dan pembawaannya yang cool, sebenarnya dia sangat kekanakan, cemilannya adalah nyam-nyam, choki-choki, permen kaki, bahkan milna, regal, begitulah dia, tapi disitulah aku menyukainya, dia adalah sosok yang menyenangkan. “mmh, itu kado buat dia ?” tanyaku sambil membuka kemasan nyam-nyam yang diberinya. “ah, iya, hahaha “ dia tertawa ringan “gue kado dia lukisan gue dan dia saat di French” paparnya sambil tersenyum tipis. Sarapan buruk untu hatiku, tapi aku tahu, dia sangat menyayangi Celesta, dan harusnya aku bahagia, mungkin memang munafik memaksakan hati untuk bahagia padahal remuk, tapi aku tak punya hak apapun, aku hanya sahabatnya, jadi sahabat orang seperti dia itu bagiku sudah sangat beruntung, karena aku bisa dekat dengannya, bahkan aku dengan mudah tahu apapaun yang sedang dirasakannya disaat beberapastalker-nya susah payah mencari tau info tentangnya. Akhirnya aku memaksakan mulutku untuk tersenyum, meskipun hasilnya lebih mirip orang nahan muntah. “Ah so sweet , dia pasti . . . “ belum sempat aku menyelesaikan ucapanku, tiba-tiba handphone ku bordering “Eh, tunggu sebentar ya” kataku sambil sedikit membalik tubuhku, menjawab telpon, Kath ? kenapa dia menelponku ? setauku dia temen Celesta, aku kenal dia, namun tidak dekat, hanya sekedar kenal dan punya nomor hapenya, tapi sekalipun kami belum pernah sms-an, apalagi telpon. “Halo” angkatku ragu, “Halo, Na, please lu bilang sama Remon, nomornya ga aktiv, bilang kalau Celesta ……” tubuhku dingin, aku membalikkan tubuhku, menatap Remon yang sedang asik memakan nyam-nyamnya, dia terlihat sangat bahagia, yah pasti sangat bahagia, hari ini ulang tahun kekasihnya, bertepatan dengan anniversary mereka yang ke-2 tahun, aku tahu dia sudah berhari-hari merencanakan ini, tapi . . . “hey, kenapa lu ngeliatin gue kayak gitu? barusan telpon siapa?“ Tanya Remon membuyarkan lamunanku, “Hope Our Love Last and Never Die” ntah kenapa kalimat yang sering Remon katakan pada Celesta mendadak berkelebat di otakku, dan aku tahu, senyum bahagia yang terpatri dibibirnya saat ini, tatapan mata ceria penuh harapan ini, sebentar lagi akan sirna, “Celesta kecelakaan, dan dia . . “ ntah kenapa, aku merasa hancur. Hope, kalimat sakti kalian itu only your hope, Remon. Sama seperti aku dan persaanku padamu selama ini, tapi kurasa, ini jauh lebih menyakitkan.

My Picts Collect :-DD

I just want to post these picts :-D